Daerah  

Tak Perlu Diundang, Gubernur Tegur Pemerintah yang Pasif Saat Rakyat Bergerak

Avatar
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid saat meresmikan Pondok Durian Sulawesi, Jumat 27/03.(Foto : Iwansukri)


PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET– Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegur sikap pemerintah yang dinilai masih pasif dan kerap menunggu undangan resmi untuk hadir di tengah masyarakat.Penegasan itu disampaikannya saat meresmikan rumah produksi durian milik Pondok Durian Sulawesi, Jumat (27/03/2026).


Menurut Anwar, ketika masyarakat telah lebih dulu bergerak dan bekerja membangun daerah, pemerintah seharusnya tidak lagi bersikap menunggu, melainkan proaktif hadir memberikan dukungan.


“Seharusnya pemerintah, diundang atau tidak diundang, harus datang karena tugasnya sudah dikerjakan oleh rakyat,” tegasnya.


Ia menilai, inisiatif yang ditunjukkan masyarakat dan pelaku usaha justru seringkali berjalan tanpa kehadiran negara secara maksimal. Padahal, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan potensi daerah.


Dalam kesempatan itu, Anwar tetap memberikan apresiasi kepada pihak swasta yang dinilai telah mengambil peran dalam membantu menjalankan fungsi pembangunan.


Kehadiran rumah produksi durian tersebut disebutnya sebagai contoh nyata bahwa sinergi bisa terbangun, meski dalam kondisi peran pemerintah belum sepenuhnya optimal.


Anwar menegaskan, pembangunan tidak akan berjalan maksimal jika hanya dibebankan pada pemerintah. Namun di sisi lain, ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh tertinggal dari gerak masyarakat.

“Jangan sampai rakyat sudah berlari, pemerintah masih berjalan,” sindirnya.


Ia berharap ke depan pemerintah lebih responsif dan kolaboratif, sehingga potensi komoditas lokal seperti durian dapat berkembang lebih cepat, membuka lapangan kerja, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *