Sekda Parigi Moutong Minta Pangkalan LPG Jual Sesuai HET

Avatar
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Kerja Sekretaris Daerah pada 24 Februari 2026. Foto : Diskominfo Kab. Parigi Moutong

PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menegaskan agar seluruh pangkalan gas LPG dan distributor minyak goreng menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Penegasan itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Selasa (24/2/2026). Rapat tersebut digelar untuk memantau perkembangan harga bahan pokok sekaligus memastikan stabilitas harga tetap terkendali di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam forum tersebut, Zulfinasran menekankan tidak boleh ada pihak yang menjual komoditas di atas ketentuan, khususnya minyak dan gas yang menjadi fokus pembahasan.

“Kami meminta seluruh pangkalan dan distributor untuk mematuhi HET. Jangan sampai ada pihak yang menaikkan harga di atas ketentuan karena ini menyangkut kepentingan masyarakat,” tegas Zulfinasran.

Ia juga menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika agar melakukan sosialisasi secara masif terkait ketentuan HET, terutama untuk komoditas minyak dan gas. Selain sosialisasi, Sekda meminta agar segera disiapkan layanan pengaduan yang dapat diakses masyarakat.

“Segera siapkan layanan aduan. Jika ada pangkalan yang menjual di atas HET, masyarakat harus bisa melapor. Kita ingin harga di tingkat masyarakat tetap sesuai dengan HET,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sofiana, menyampaikan pihaknya telah melakukan pemantauan harga secara rutin sejak Januari hingga Februari 2026. Pemantauan dilakukan setiap hari untuk memastikan kestabilan harga bahan pokok.

“Pemantauan yang kami lakukan sudah berjalan sejak Januari hingga Februari dan dilakukan setiap hari untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah unsur terkait, antara lain Satgas Siber, Bulog, Asisten II, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Polres, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Bagian Ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *