
PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan sektor pertanian berbasis hilirisasi. Hal tersebut ditandai dengan peresmian fasilitas packing house durian yang menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah di PT. Pondok Durian Sulawesi, Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Jumat (27/03/2026).
Sambutan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase yang dibacakan Wakil Bupati H. Abdul Sahid diawali dengan ungkapan syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam suasana penuh berkah Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong, kami mengucapkan Minal Aidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semangat Idul Fitri membawa keberkahan, kedamaian, serta menjadi inspirasi dalam meningkatkan pengabdian dan memperkuat persatuan untuk membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui Gerbang Desa,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemerintah daerah juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan. Kehadiran pemerintah provinsi dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian, khususnya hilirisasi komoditas durian.
Durian Parigi Moutong dikenal memiliki kualitas unggul dari segi rasa, aroma, dan tekstur. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah peningkatan kualitas pascapanen, perluasan akses pasar, serta pemenuhan standar mutu ekspor.
Menjawab hal tersebut, kehadiran packing house menjadi solusi penting. Fasilitas ini berfungsi sebagai tempat pengolahan dan pengemasan sekaligus pusat peningkatan kualitas melalui proses sortasi, grading, hingga pengemasan modern berstandar ekspor.
“Dengan sistem pengolahan yang baik, kita optimis durian Parigi Moutong mampu menembus pasar ekspor secara berkelanjutan,” tegasnya.
Pemerintah daerah mencatat sejumlah capaian ekspor durian, di antaranya ekspor perdana pada tahun 2023 sebanyak 22 ton ke Thailand, dilanjutkan pada tahun 2024. Pada Februari 2026, durian Parigi Moutong juga berhasil menembus pasar Tiongkok dengan volume 27 ton.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian berbasis agribisnis dan hilirisasi. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kehadiran PT. Pondok Durian Sulawesi diharapkan memberi dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan petani lokal melalui kemitraan yang saling menguntungkan.
Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan atas investasi yang telah diwujudkan melalui pembangunan fasilitas packing house tersebut.
Momentum ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Parigi Moutong terbuka terhadap investasi produktif yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah sumber daya lokal. Pemerintah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, mempermudah perizinan, serta mendukung pembangunan infrastruktur penunjang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Parigi Moutong, unsur Forkopimda, Wakapolres dan Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Dandim, Ketua TP-PKK Provinsi dan Kabupaten, kepala OPD, Ketua Kadin Parigi Moutong, pimpinan PT. Pondok Durian Sulawesi, serta para petani durian.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan Parigi Moutong sebagai sentra durian unggulan yang siap bersaing di pasar global.






