
PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya menyelaraskan program pembangunan provinsi dan kabupaten melalui rapat kerja bersama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (26/2/2026). Forum ini digelar sebagai langkah konsolidasi kebijakan agar pembangunan berjalan terarah, fokus, dan tidak saling tumpang tindih.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyebut Parigi Moutong memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertanian, kelautan, hingga pariwisata. Menurut dia, potensi tersebut perlu dikelola melalui perencanaan terintegrasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
“Saya berharap dalam rapat kerja ini, OPD Provinsi dan OPD Parigi Moutong dapat menyatukan persepsi dan kolaborasi dalam mensinkronisasi program-program provinsi dan kabupaten supaya pembangunan dapat semakin terarah, fokus, dan tak ada yang tumpang tindih.” ucapnya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas. Di antaranya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak air permukaan, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, serta penertiban kendaraan perusahaan yang masih menggunakan pelat luar daerah. Pemerintah provinsi juga mendorong pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD) sektor migas melalui skema participating interest sebesar 10 persen.
Di sektor ekonomi dan infrastruktur, pemerintah menyiapkan program penguatan konektivitas wilayah. Langkah itu meliputi pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, pengembangan jaringan listrik, serta optimalisasi pelabuhan. Pemerintah menargetkan perluasan akses listrik bagi desa yang belum teraliri serta penuntasan wilayah blank spot.
Sektor pertanian dan perikanan turut menjadi fokus pembahasan. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi padi hingga enam ton per hektare, pencetakan sawah baru, penguatan brigade pertanian, serta pengembangan perikanan tangkap dan budidaya. Sulawesi Tengah memiliki empat wilayah pengelolaan perikanan yang dinilai strategis untuk menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada bidang sosial dan kesehatan, pemerintah melanjutkan program jaminan kesehatan daerah bagi warga yang belum terdaftar atau kepesertaannya tidak aktif di BPJS Kesehatan. Hingga November 2025, puluhan ribu masyarakat telah mendapatkan layanan melalui program tersebut. Pemerintah juga menanggung biaya pengobatan kasus tertentu yang tidak tercakup BPJS.
Di sektor pendidikan, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa dengan sasaran puluhan ribu mahasiswa setiap tahun. Program itu diarahkan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda Sulawesi Tengah.
Gubernur juga menekankan pentingnya integrasi nilai religius, kearifan lokal, dan penguatan harmoni sosial dalam pembangunan. Menurut dia, pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya, hukum adat, serta stabilitas sosial.
Rapat kerja ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat sinergi lintas sektor dan lintas wilayah guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, sejahtera, dan berkeadilan, dengan Parigi Moutong sebagai salah satu wilayah strategis penggerak pertumbuhan daerah.






