
PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Parigi Moutong yang diperingati setiap 12 Februari. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan menyambut Hari Kartini 21 April dan digelar di Aula Yayasan Saraswati, Desa Tolai, Ahad (15/2/2026).
Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Enang, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Soviana, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam sambutannya, Bupati Erwin menyampaikan ucapan selamat kepada keluarga besar WHDI Parigi Moutong.
“Semoga organisasi ini semakin maju, solid, dan terus berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, pelestarian nilai-nilai budaya, serta penguatan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Ia mengatakan, peringatan yang dirangkaikan dengan momentum Hari Kartini menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi, harkat, dan martabat perempuan Indonesia. Menurutnya, semangat Kartini perlu terus dihidupkan, terutama dalam mendorong perempuan agar semakin berdaya, mandiri, berpendidikan, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan kodrat dan nilai luhur budaya serta agama.
Bupati menegaskan, perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan. Di lingkup keluarga, perempuan menjadi pendidik pertama dan utama bagi generasi penerus. Sementara dalam kehidupan sosial, perempuan berperan sebagai agen perubahan yang menghadirkan keteladanan dan kekuatan moral.
“Saya memberikan apresiasi atas peran aktif WHDI Kabupaten Parigi Moutong yang selama ini turut berkontribusi dalam pembinaan umat, penguatan nilai-nilai keagamaan, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta mendukung program-program Pembangunan Daerah,” ungkapnya.
Melalui peringatan tersebut, ia mengajak seluruh perempuan, khususnya anggota WHDI, untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat solidaritas organisasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai dharma dalam setiap pengabdian.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga menyampaikan tema kegiatan, yakni “Pemberdayaan Perempuan Dalam Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas”. Tema ini, kata dia, selaras dengan visi Gubernur Sulawesi Tengah melalui sembilan program Berani, termasuk Berani Sehat dan Berani Sejahtera.
“Dari 9 Berani, ada 2 berani di sini, Berani Sehat dan Berani Sejahtera. Jadi kalau kita bicara berani sehat, di sini mungkin saya sampaikan kepada ibu-ibu sekalian, rajin-rajinlah ke posyandu, karena posyandu itu tempatnya semua umur, dari bayi sampai lansia,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan rutin di posyandu penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua WHDI Kabupaten Parigi Moutong Ni Wayan Lelli Pariani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia juga menegaskan kesiapan WHDI untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perempuan Hindu di Parigi Moutong.






