
PARIGI MOUTONG, KALAMMEDIA.NET – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Parigi Moutong. Hal itu disampaikannya dalam acara kenal pamit Kapolres Parigi Moutong di Auditorium Kantor Bupati, Selasa malam (20/10/2026).
Acara tersebut menandai berakhirnya masa tugas AKBP Hendrawan Agustia Nugraha, S.I.K., M.H., dan dimulainya tugas AKBP Heri Edrino Sihombing, S.I.K., M.H., sebagai Kapolres Parigi Moutong yang baru.
Dalam sambutannya, Erwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga hubungan kelembagaan dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran dalam tubuh kepolisian. Ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat kembali komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Parigi Moutong.”
Kepada pejabat lama, Erwin menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Parigi Moutong. Ia menilai kerja sama Polres, pemerintah daerah, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berperan dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
“Semoga segala pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan menjadi amal kebaikan serta membawa manfaat bagi masyarakat. Selamat melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, kesuksesan, serta perlindungan dari Allah SWT dalam mengemban amanah dan tanggung jawab selanjutnya.”
Erwin juga menyambut Kapolres baru dan berharap kepemimpinan Heri dapat memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak sebagai Kapolres Parigi Moutong dan berharap kepemimpinan yang baru dapat semakin memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat.”
Menurut Erwin, karakteristik wilayah dan dinamika sosial masyarakat Parigi Moutong membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan. Pemerintah daerah, katanya, siap berkolaborasi dengan kepolisian, TNI, dan pemangku kepentingan sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.
“Pemerintah daerah tentunya selalu siap untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan jajaran Polres Parigi Moutong, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.”
Sementara itu, Heri menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya dan berharap capaian yang telah dibangun selama kepemimpinan sebelumnya dapat dipertahankan serta ditingkatkan.
“Kami sempat bertemu di akademi Apa yang sudah Abang capai, mudah-mudahan dapat kami pertahankan dan teruskan ke arah yang lebih baik.”
Heri juga menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri. Ia membuka ruang komunikasi bagi masyarakat dan mengharapkan dukungan tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, TNI, serta mitra kerja lainnya.
“Pintu ruang kerja dan komunikasi kami akan selalu terbuka lebar. Kami siap diberi masukan, saran, maupun kritik agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Parigi Moutong. Parigi Moutong yang aman adalah tanggung jawab kita bersama. Parigi Moutong yang damai adalah harapan kita bersama. Dan Parigi Moutong yang lebih baik adalah cita-cita yang harus kita perjuangkan bersama.”






