
PARIGI MOUTONG, Kalammedia.net – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, S.Pd., M.Pd., resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 Tingkat Kecamatan Siniu di Desa Siniu Sayogindano, Jumat malam (16/10/2026).
MTQ yang berlangsung selama lima hari hingga 20 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai agama.
Dalam sambutan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, yang dibacakannya, Abdul Sahid menyampaikan bahwa MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkuat keimanan dan mendorong penerapan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an mengajarkan kejujuran, keadilan, persaudaraan, kedamaian, dan kepedulian terhadap sesama. Mari kita tidak hanya fasih membacanya, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bapak Abdul Sahid.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga mencakup pembangunan mental, spiritual, serta karakter masyarakat.
“Kita ingin melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Abdul Sahid juga memberikan apresiasi kepada Muhammad Afan, yang akrab disapa Dudung, seorang anak berbakat asal Kecamatan Siniu. Dudung disebut akan diundang tampil dalam acara televisi nasional di Jakarta oleh Ruben Onsu.
Sebagai bentuk dukungan terhadap anak-anak berprestasi, seragam sekolah dan seragam Pramuka telah diserahkan langsung oleh Wakil Bupati.
Pembukaan MTQ turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, S.STP., M.A.P., anggota DPRD Mustaqim Kono, Ketua Bidang I TP-PKK, Asisten III Setda, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Ketua MUI sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Parigi Moutong, unsur TNI-Polri, perwakilan Kementerian Agama, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.
Melalui penyelenggaraan MTQ ini, pemerintah daerah berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin diterapkan dalam kehidupan masyarakat dan mampu menjadi landasan dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.






