Keluarga Tolak Autopsi Usai Penemuan Mayat di Desa Avolua

Avatar
Penemuan jenazah seorang pelajar SMP di area kebun kelapa, Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Foto: Istimewa

PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Peristiwa penemuan mayat terjadi di Desa Avolua pada Minggu pagi, 1 Maret 2026. Insiden ini sempat menjadi perhatian warga setempat.

Terkait kejadian tersebut, pihak keluarga korban menyampaikan klarifikasi sekaligus penegasan kepada publik. Ayah kandung korban menyatakan secara resmi bahwa keluarga menerima peristiwa itu sebagai musibah.

“Pihak keluarga yakni ayah kandung korban telah menyatakan secara resmi bahwa mereka menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir dari Tuhan Yang Maha Esa.”

Dalam proses penanganan, aparat kepolisian telah memberikan penjelasan menyeluruh mengenai pentingnya pemeriksaan medis lanjutan. Langkah tersebut mencakup visum dan autopsi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Namun setelah mendapatkan penjelasan itu, keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan proses pemeriksaan medis terhadap jenazah.

“Setelah aparat kepolisian memberikan penjelasan secara menyeluruh mengenai pentingnya pemeriksaan medis lanjutan, termasuk visum dan autopsi guna kepentingan penyelidikan, keluarga menyampaikan keputusan untuk menolak dilakukannya visum maupun autopsi terhadap jenazah almarhum.”

Keputusan itu diambil berdasarkan pertimbangan keluarga yang telah mengikhlaskan kepergian korban. Mereka memilih segera melaksanakan pemakaman sesuai ketentuan agama dan adat yang berlaku di lingkungan setempat.

“Keputusan tersebut diambil atas pertimbangan keluarga yang telah mengikhlaskan kepergian korban dan memilih untuk segera melaksanakan proses pemakaman sesuai dengan ketentuan agama serta adat yang berlaku.”

Klarifikasi ini disampaikan untuk memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya spekulasi terkait penyebab kematian korban.

SUMBER : HUMAS POLRES PARIGI MOUTONG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *