Bareskrim Deportasi Buronan Nomor Satu Thailand

Avatar

Kalammeida.net, PARIGI – Bareskrim Polri telah deportasi buronan nomor satu Thailand, Chaowalit Thongduang alias Pang Na-Node alias Sulaiman ke negaranya. Pria yang diduga kartel atau mafia terbesar di Thailand itu ditangkap di apartemen kawasan Badung, Bali, pekan lalu.

Sebelum dipulangkan Chaowalit terpantau menggunakan baju tahanan berwarna orange dan posisi tangan serta kaki diborgol. Kemudian, Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krisna Murti Juarsa memberikan keterangan pers di Gedung Saphire Terminal I Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Selanjutnya Chaowalit langsung diarahkan masuk menuju area pemeriksaan imigrasi. Selanjutnya ia dipulangkan menggunakan pesawat jet khusus yang difasilitasi pihak Thailand.

Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti mengatakan pesawat jet yang digunakan itu berangkat menuju Thailand pukul 15.00 WIB. Pesawat ini difasilitasi Menteri Kehakiman Thailand dan dikawal 10 petugas khusus dengan didampingi seorang petugas kepolisian Thailand.

“Yang bersangkutan akan diberangkatkan pukul 15.00 WIB dengan menggunakan pesawat yang didatangkan langsung dari Thailand. Pengawalan ada satu polisi Thailand dan sisanya 10 anggota Polri dari Bareskrim, Polda Sumut dan Divisi Internasional,” ujarnya, Selasa (4/6/2024).

Sebelum dimasukan ke dalam pesawat, Krisna Murti juga sempat menyerahkan berkas deportasi kepada seorang petugas kepolisian. Surat pernyataan deportasi secara resmi itu dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.

“Dalam hal ini kepolisian Thailand melalui mekanisme penyerahan surat deportasi dengan difasilitasi imigrasi. Imigrasi sudah membuat dan mengeluarkan surat deportasi,” ucapnya.

Diketahui, Chaowalit sudah berada di Indonesia selama tujuh bulan usai kabur dari penjara di Thailand. Sebelum kabur ke Indonesia melalui Aceh mengunakan speed boat, Chaowalit juga sempat pergi ke India.

Chaowalit membuat identitas palsu, mulai dari akte kelahiran, KTP, hingga kartu keluarga selama tujuh bulan kabur ke Indonesia. Seluruh pihak yang memfasilitasinyapun seluruhnya telah ditangkap, pungkasnya.

Sumber : RRI.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *