Daerah  

Pemkab Parigi Moutong Tegaskan Dukungan untuk Program Kampung Nelayan Merah Putih

Avatar
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Parigi Moutong, Mohamad Nasir.Foto : IST

PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Bolano Tengah, Kecamatan Bolano. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat sektor perikanan daerah.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Parigi Moutong, Mohamad Nasir, mengatakan KNMP merupakan salah satu Program Strategis Nasional yang dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan kawasan nelayan terintegrasi.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penataan kawasan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” ujar Mohamad Nasir di ruang kerjanya, Jumat (8/5).

Ia menjelaskan, berdasarkan surat Direktur Jenderal Perikanan Tangkap melalui Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap selaku Satuan Tugas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026 Nomor: B.1003/DJPT.1/PI.420/IV/2026, pemerintah daerah diminta memberikan dukungan penuh terhadap tahapan survei lokasi hingga pelaksanaan pembangunan konstruksi program tersebut.

Dalam proses pelaksanaannya, terdapat 13 rumah nelayan yang berada di area pembangunan dan harus direlokasi guna mendukung kelancaran pekerjaan proyek. Total kebutuhan relokasi mencapai Rp225 juta dengan waktu penyelesaian yang terbatas agar tahapan pembangunan tidak mengalami keterlambatan.

Namun, proses pencairan anggaran pemerintah daerah baru dapat dilaksanakan pada triwulan II Tahun Anggaran 2026. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat untuk menjaga keberlanjutan program strategis nasional itu.

“Atas dasar kepentingan masyarakat dan demi menjaga kelancaran pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Pemerintah Daerah melalui inisiatif Bapak Wakil Bupati mencarikan solusi serta memfasilitasi dana talangan sementara kepada salah satu tokoh masyarakat Bolano, yakni Bapak Hi. Umar. Dana tersebut bukan pinjaman atas nama pribadi Wakil Bupati Parigi Moutong seperti yang beredar hari ini di media sosial dan disepakati akan dikembalikan setelah proses administrasi pencairan anggaran selesai,” jelasnya.

Mohamad Nasir menegaskan, pemerintah daerah memahami perhatian masyarakat terkait proses pengembalian dana tersebut. Ia memastikan keterlambatan yang terjadi murni disebabkan proses administrasi pencairan yang baru dapat diproses secara teknis pada 4 Mei 2026.

“Informasi yang beredar seakan-akan Pemerintah Daerah mempersulit proses pencairan itu tidak benar. Seluruh tahapan tetap berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa per 5 Mei 2026, dana pengembalian sebesar Rp225 juta telah tersedia di rekening BPD dan saat ini sedang dalam proses transfer pengembalian kepada Hi. Umar sesuai komitmen yang telah disepakati bersama.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Bolano Tengah dan tokoh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi ini secara proporsional. Pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga akuntabilitas, transparansi, dan kelancaran pembangunan demi kepentingan masyarakat nelayan di Kabupaten Parigi Moutong,” tutup Mohamad Nasir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *