NasDem Parimo Berbagi di Bulan Ramadan, Sasar Pesantren dan Panti Asuhan

Avatar
DPD Partai NasDem Kabupaten Parimo menyalurkan bansos ke sejumlah pondok pesantren (Foto : Rifki )

PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pokok kepada sejumlah pondok pesantren dan panti asuhan di Kecamatan Parigi, Senin (9/3).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Bina Ummat di Desa Pelawa Baru, Pondok Pesantren Abna’ul Khairaat di Kelurahan Masigi, serta Panti Asuhan Nur Reski Rahmat di Kelurahan Masigi.

Ketua DPD NasDem Parimo, Sayutin Budianto, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian program sosial selama bulan Ramadan yang dilaksanakan jajaran partai.

“Kegiatan ini mengusung tema NasDem Parimo Berbagi Sedekah di Bulan Ramadan, Menguatkan Silaturahmi dan Meneguhkan Perubahan,” kata Sayutin.

Ia menjelaskan, kegiatan berbagi pada bulan Ramadan telah menjadi agenda rutin DPD Partai NasDem Parigi Moutong yang dilaksanakan setiap tahun.

Menurutnya, aksi sosial tersebut juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem agar seluruh pengurus partai di berbagai daerah tetap aktif melakukan kegiatan sosial selama Ramadan.

Selain menyalurkan bantuan sembako kepada pondok pesantren dan panti asuhan, pihaknya juga menyiapkan sejumlah agenda lain.

Di antaranya pembagian takjil gratis kepada masyarakat serta penyaluran paket sembako menjelang Lebaran bagi pengurus partai mulai tingkat DPD hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Parigi Moutong.

“Pekan ini juga kami akan melaksanakan pembagian takjil gratis dan penyaluran sembako Lebaran bagi pengurus DPD hingga DPC,” ujarnya.

Sayutin menambahkan, Panti Asuhan Nur Reski Rahmat merupakan salah satu lembaga yang secara rutin menerima bantuan dari Partai NasDem.

“Kalau secara pribadi tidak perlu disebutkan, tapi kalau dari partai hampir setiap tahun kami menyalurkan bantuan ke panti asuhan ini,” jelasnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren swasta.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman agama kuat, termasuk mencetak para penghafal Al-Qur’an.

“Kami berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pendidikan negeri, tetapi juga memberi perhatian kepada pondok pesantren yang mendidik anak-anak menjadi hafiz Al-Qur’an,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *