Garuda Sebut Pengurangan Bandara Internasional Tak Ganggu Jumlah Penerbangan

Kalam Media

Kalammedia.net, PARIGI – PT Garuda Indonesia (Persero) menyebut pencabutan status bandara internasional yang dilakukan Kementerian Perhubungan tidak berdampak pada jumlah penerbangan internasional mereka.

Sejumlah bandara internasional yang turun kasta antara lain seperti Bandara Supadio Pontianak, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Banyuwangi, Bandara Adi Soemarmo Solo, hingga Bandara Juwata Tarakan.

“Enggak (berpengaruh) sementara waktu,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada kumparan, Sabtu (8/6).

Dikutip dari laman resmi Garuda Indonesia, maskapai ini memiliki jaringan penerbangan internasional antara lain ke Australia, China, Hongkong, Jepang, Korea. Selanjutnya di kawasan Eropa melayani penerbangan ke Amsterdam, di Timur Tengah melayani rute Jeddah dan Madinah, hingga jaringan penerbangan di Asia Tenggara seperti Bangkok, Kuala Lumpur, dan Singapura.

Keputusan Kemenhub mencoret beberapa bandara internasional di Indonesia ini dipertanyakan anggota DPR Komisi V dalam Rapat Kerja bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan ada maskapai yang sampai memohon agar rute internasional pada bandara yang turun kasta itu dibuka lagi.

“Kami terima kok keputusan Menhub,” kata Irfan saat dikonfirmasi apakah Garuda termasuk maskapai yang memintanya.

Sebelummnya, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengungkap dirinya mendapat permintaan dari beberapa maskapai agar menyampaikan masukannya kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membuka lagi rute internasional di bandara-bandara itu.

“Ini maskapainya mohon-mohon berarti dari sisi maskapai kan menguntungkan. Dan kebutuhan masyarakat pasti iya. Sekarang karena kebijakan pemerintah, semua harus ke Jakarta dulu. Dari Jakarta baru bisa terbang ke luar,” kata Lasarus.

Sedangkan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN, Boyman Harun memandang, salah satu bandara internasional yang turun kasta seperti Bandara Supaido Pontianak punya fasilitas yang baik dan permintaan penerbangan luar negerinya juga ada.

“Bandaranya baik, runway-nya baik, pesawat ada, penumpang banyak. Tapi kenapa ditutup rute internasional kami. Bapak bantu kami menjawab sehingga kami menjelaskannya ke masyarakat juga enak,” kata Politisi PAN itu.

Sumber : KUMPARAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *