Daerah  

Reses di Moutong, Sutoyo Serap Keluhan Sekolah Rusak hingga Kebutuhan Ambulans

Avatar

Parigi Moutong, KALAMMMEDIA.NET — Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sutoyo, S.Sos., menyerap sejumlah aspirasi warga dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Desa Pande, Kecamatan Moutong, Selasa (4/8/2026).

Reses yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WITA itu dihadiri pemerintah desa, kepala sekolah, wali murid, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Sejumlah persoalan disampaikan warga, terutama terkait pendidikan dan pelayanan kesehatan.Di sektor pendidikan, kepala sekolah dan wali murid meminta pemerintah melakukan rehabilitasi ruang kelas yang rusak serta membangun pagar pengaman sekolah.

Keluhan serupa datang dari Desa Tuladenggi. Kepala sekolah setempat menyampaikan kondisi siswa yang terpaksa menggunakan kursi plastik karena keterbatasan kursi sekolah yang layak.

Sementara di bidang kesehatan, warga Desa Pande mengeluhkan jarak desa yang cukup jauh dari puskesmas dan rumah sakit. Mereka meminta pengadaan ambulans desa untuk menangani kondisi darurat.

Warga juga mengusulkan adanya dana talangan untuk membantu biaya operasional pasien kurang mampu yang harus menjalani rujukan ke rumah sakit.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sutoyo tidak hanya mencatat keluhan warga. Di sela-sela reses, dia menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada puluhan siswa di dua sekolah di Desa Tuladenggi.

Beasiswa tersebut merupakan hasil pengawalan aspirasi Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Hj. Nilam Sari Lawira, yang disinkronkan melalui jalur kelembagaan daerah di bidang pendidikan.

Sutoyo juga memberikan bantuan dari dana pribadinya untuk mendukung pelaksanaan perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang di Desa Pande.

Selain itu, dia membantu pengadaan tandon penampung air bersih untuk layanan Polindes setempat.

Agenda Sutoyo di Kecamatan Moutong berlanjut pada hari berikutnya. Di desa berbeda, dia menyerahkan bantuan aspirasi daerah berupa ratusan unit kursi yang dialokasikan untuk mendukung berbagai kegiatan kelompok masyarakat.

Sutoyo mengatakan seluruh aspirasi yang membutuhkan kebijakan dan anggaran pemerintah telah dicatat untuk dibahas dalam penyusunan APBD.

“Semua aspirasi yang bapak dan ibu sampaikan, baik pembenahan ruang kelas di Desa Pande maupun ketiadaan kursi di Desa Tuladenggi, adalah prioritas kerja saya di Komisi IV. Kami di DPRD akan segera panggil dinas teknis terkait seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk mengupayakan pemenuhan fasilitas ini. Sementara bantuan beasiswa PIP dari Pusat serta sumbangan pribadi yang saya serahkan hari ini, disusul penyerahan bantuan aspirasi kursi kelompok di desa sebelah besoknya, diharapkan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di lapangan,” pungkas Sutoyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *