Daerah  

Pemkab Parigi Moutong Gandeng BWS dan BPBD Bahas Penanganan Banjir di Tiga Kecamatan

Avatar
Foto : IST

PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET -Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar audiensi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu, dan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah untuk membahas penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersebut. Pertemuan berlangsung di Kantor BWS Sulawesi III Palu, Selasa (26/5/2026).

Audiensi dilakukan menyusul banjir yang terjadi di Desa Tolai, Kecamatan Torue, Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, dan Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi.

Pertemuan itu bertujuan menyamakan langkah penanganan serta memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BWS Sulawesi III Palu, Kepala BPJN XIV Palu, dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Bupati Erwin Burase hadir didampingi Anggota DPRD Parigi Moutong Lely, Camat Torue, Camat Balinggi, Kepala Desa Tolai, Kepala Desa Balinggi, Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, serta Plt Kepala Dinas PUPPR Parigi Moutong.

Dalam kesempatan itu, Bupati Erwin Burase menegaskan perlunya penanganan banjir secara cepat dan menyeluruh, mengingat bencana serupa kerap terjadi di wilayah Balinggi, Torue, hingga Sausu.

“Kami ingin wilayah Balinggi, Torue, dan Sausu ini ditangani secara tuntas, cepat, dan efisien. Diperlukan penanganan yang menyeluruh dan komprehensif dengan melibatkan semua pihak, baik dari unsur pemda maupun pemerintah pusat, agar permasalahan banjir yang terus berulang ini dapat segera teratasi dan tidak merugikan masyarakat lagi,” ujar Erwin.

Dari hasil pembahasan, sejumlah langkah tindak lanjut disepakati. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan mengusulkan program penanganan banjir jangka panjang untuk wilayah Balinggi, Torue, dan Desa Sibalago sebagai upaya mitigasi berkelanjutan.

Selain itu, BWS Sulawesi III Palu berkomitmen menyalurkan bantuan material penanganan darurat berupa bronjong dan geobag.

Sementara BPBD Provinsi Sulawesi Tengah akan mengerahkan alat berat untuk membantu penanganan dan pembersihan area terdampak di Desa Balinggi Jati.

Sebagai langkah pencegahan, seluruh pihak juga sepakat melaksanakan normalisasi sungai secara berkala agar kapasitas aliran air tetap terjaga dan risiko banjir dapat diminimalkan.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi pusat tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan bencana sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah rawan banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *