
PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Banjir akibat hujan berintensitas tinggi melanda Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (25/5) sekitar pukul 16.00 Wita.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Parigi Moutong, hujan deras menyebabkan debit air sungai meningkat sehingga menggerus oprit jembatan yang menjadi akses penghubung antara Dusun III dan Dusun IV.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya delapan kepala keluarga (KK) terdampak, terdiri dari enam KK di Dusun III dan dua KK di Dusun IV.
Selain berdampak pada permukiman warga, banjir juga mengakibatkan sekitar 30 hektare lahan perkebunan terdampak.
Sementara itu, oprit jembatan penghubung antar dusun dilaporkan terancam runtuh akibat gerusan arus sungai.
BPBD Parigi Moutong memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.
Setelah menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parigi Moutong bersama aparat desa dan masyarakat setempat melakukan koordinasi serta kaji cepat untuk menilai dampak bencana dan kebutuhan penanganan di lapangan.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah perkuatan oprit jembatan yang tergerus serta normalisasi sungai guna mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
BPBD melaporkan kondisi terkini di lokasi bencana sudah berangsur normal. Debit air sungai telah menurun dan genangan banjir yang sempat terjadi juga telah surut.
Meski demikian, pemerintah daerah dan BPBD tetap mengimbau masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama saat curah hujan tinggi masih terjadi di wilayah Parigi Moutong.
Sumber: Pusdalops BPBD Parigi Moutong.






