
PARIGI MOUTONG, Kalammedia.net— Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menerima kunjungan jajaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di rumah jabatannya, Sabtu (12/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Abdul Sahid untuk menyampaikan pandangannya terkait dinamika internal organisasi PGRI, khususnya mengenai penunjukan Supardin sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Abdul Sahid menegaskan, penunjukan Supardin sebagai Plt oleh Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Tengah secara organisasi telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Yang dilakukan oleh Ketua PGRI Provinsi dengan mengangkat Pak Supardin sebagai Plt, secara SOP dan AD/ART organisasi, mungkin sudah benar,” kata Abdul Sahid.
Ia meminta Supardin tidak perlu merasa takut atau ragu dalam menjalankan amanah sebagai Plt.
“Saya sampaikan kepada Pak Supardin selaku Plt, tidak perlu takut dan tidak perlu ragu karena pengangkatannya sebagai Plt secara organisasi sudah benar,” tegasnya.
Menurut Abdul Sahid, kepemimpinan tersebut diharapkan dapat membawa PGRI Kabupaten Parigi Moutong berjalan lebih baik. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
“Semoga PGRI Kabupaten Parigi Moutong dapat berjalan dengan baik, dengan catatan seluruh pengurus benar-benar bekerja sama,” ujarnya.
Selain menegaskan mekanisme penunjukan Supardin, Abdul Sahid juga mengimbau jajaran PGRI di tingkat cabang yang tersebar di 23 kecamatan agar tidak melakukan gerakan tambahan terkait dinamika yang terjadi di internal organisasi.
Ia meminta pengurus di tingkat cabang menghormati keputusan yang telah ditetapkan serta mengikuti arahan pimpinan organisasi.
“Saya mohon kepada PGRI di tingkat cabang, hal ini bukan ranah mereka untuk melakukan tindakan terkait persoalan tersebut. Mereka cukup mengikuti keputusan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Abdul Sahid berharap seluruh jajaran PGRI dapat menjaga situasi tetap kondusif dan mengedepankan kebersamaan dalam menjalankan organisasi.
“Saya mohon kepada seluruh pengurus di tingkat cabang agar tidak melakukan gerakan tambahan. Ikuti arahan pimpinan,” pungkas Abdul Sahid.






