
PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, memaparkan arah kebijakan dan agenda strategis daerah dalam Rapat Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan di Parigi Moutong, Rabu (26/2/2026).
Dalam forum tersebut, Bupati menjelaskan fokus pembangunan lima tahun ke depan pada periode awal kepemimpinannya. Prioritas itu meliputi penguatan sumber daya manusia (SDM), percepatan penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, serta peningkatan mutu layanan kesehatan dan pendidikan.
Ia menyebutkan, angka kemiskinan di Parigi Moutong mengalami tren penurunan dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, persentase kemiskinan tercatat 15,28 persen dan turun menjadi 13,51 persen pada 2025. Meski demikian, angka tersebut dinilai masih relatif tinggi dan memerlukan intervensi berkelanjutan.
Menurut Bupati, sebagian besar masyarakat miskin berasal dari Komunitas Adat Terpencil yang tersebar di wilayah pegunungan Kecamatan Tinombo, Palasa, dan Tomini. Kawasan tersebut juga menjadi lokus penanganan stunting dan pengurangan kemiskinan ekstrem.
Ia menegaskan, program pembangunan daerah telah diselaraskan dengan kebijakan prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk Program 9 Berani yang digagas Gubernur Sulawesi Tengah. Sinkronisasi program itu, kata dia, telah dibahas dalam prarapat kerja gubernur yang digelar di Parigi Moutong beberapa waktu lalu.
Selain sektor sosial, pemerintah daerah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalan desa guna meningkatkan konektivitas antarwilayah. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam merealisasikan program tersebut.
Karena itu, pemerintah daerah mengajukan dukungan pengadaan alat berat agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati memaparkan visi pembangunan 2025–2029, yakni “Parigi Moutong Maju, Mandiri, Berkelanjutan Melalui Gerbang Desa”. Visi tersebut diterjemahkan ke dalam lima misi, antara lain peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi rakyat, pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM yang berdaya saing, penguatan ketahanan ekologi berbasis sosial budaya, serta tata kelola pemerintahan yang berkualitas.
Ia menekankan, penguatan ekonomi desa dan optimalisasi potensi pertanian berkelanjutan menjadi kunci untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas pelaksanaan rapat kerja dan kunjungan Tim Safari Ramadan di wilayahnya.
“Semoga kebersamaan dan kemitraan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan di masa yang akan datang, sehingga cita-cita pembangunan yang berkelanjutan dan merata dapat terwujud,” tandasnya.






