News  

Update Pilkada 2024: 43 Daerah Punya Calon Tunggal

Kalam Media
Ilustrasi Gedung KPU RI. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Kalammedia.net, PARIGI – KPU merilis hasil pendaftaran calon kepala daerah 2024 yang dibuka sejak 27 sampai 29 Agustus. Dari hasil rekapitulasi KPU RI, sebanyak 43 daerah hanya ada satu pasangan calon.

KPU sebelumnya pada Jumat (30/8) mengumumkan 48 daerah yang terdapat pasangan tunggal.

Berikut rincian 43 daerah tersebut :

  • Provinsi:
  1. Provinsi Papua Barat
  • Kabupaten/kota :
  1. Aceh : 2 kabupaten : Aceh Utara, Aceh Tamiang
  2. Sumatera Utara: 7 kabupaten : Tapanuli Tengah, Asahan, Pakpak Barat, Serdang Bedagai, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Dharmasraya
  3. Jambi: 1 kabupaten: Batanghari
  4. Sumatera Selatan: 2 kabupaten: Ogan Ilir, Empat Lawang
  5. Bengkulu: 1 kabupaten: Bengkulu Utara
  6. Lampung: 3 kabupaten: Lampung Barat, Lampung Timur, Tulang Bawang Barat
  7. Kepulauan Bangka Belitung: 2 kabupaten dan 1 kota: Bangka, Bangka Selatan, dan Kota Pangkal Pinang
  8. Kepulauan Riau: 1 kabupaten: Bintan
  9. Jawa Barat: 1 kabupaten: Ciamis
  10. Jawa Tengah: 3 kabupaten: Banyumas, Sukoharjo, Brebes
  11. Jawa Timur: 3 kabupaten dan 2 kota: Trenggalek, Ngawi, Gresik, Kota Pasuruan, Kota Surabaya
  12. Kalimantan Barat: 1 kabupaten: Bengkayang
  13. Kalimantan Selatan: 2 kabupaten: Tanah Bumbu, Balangan
  14. Kalimantan Timur: 1 kota: Kota Samarinda
  15. Kalimantan Utara: 1 kabupaten dan 1 kota: Malinau, Kota Tarakan
  16. Sulawesi Utara: 1 kabupaten: Kepulauan Siau Tagulandang Biaro
  17. Sulawesi Selatan: 1 kabupaten: Maros
  18. Sulawesi Tenggara: 1 kabupaten: Muna Barat
  19. Gorontalo: 1 kabupaten: Pohuwato
  20. Sulawesi Barat: 1 kabupaten: Pasangkayu
  21. Papua Barat: Manokwari, Kaimana

Untuk mencegah terjadinya satu pasangan calon, KPU melakukan perpanjangan masa pendaftaran bagi daerah yang baru terdaftar satu pasangan calon.

Komisioner KPU, Idham Holik, mengatakan perpanjangan masa pendaftaran ini sesuai dengan Pasal 135 Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2024.

Idham menjelaskan, perpanjangan masa pendaftaran akan didahului dengan sosialisasi lebih dahulu selama 3 hari mulai 30 Agustus-1 September 2024.

Setelahnya, masa perpanjangan pendaftaran akan digelar mulai 2-4 September.

“Mulai tanggal 2, 3, 4 September, selama 3 hari KPU Provinsi dan KPU kabupaten/kota yang di mana ada calon tunggal dan masih tersisa partai politik yang belum bisa mengajukan paslonnya, maka dipersilakan untuk melakukan pendaftaran,” jelas Idham.

“Khusus untuk calon tunggal yang menyisakan parpol atau gabungan parpol yang tidak memenuhi ambang batas minimal, maka kami berikan kesempatan untuk merekomposisi koalisi politiknya. Kami berikan kesempatan itu. Kami punya kewenangan untuk mendorong atau memberikan kesempatan sehingga pilkada di satu wilayah tidak calon tunggal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *