Kalammedia.net, PARIGI – INDONESIA tidak akan menyerah dan akan terus membantu mendukung perjuangan Palestina. Indonesia tetap konsisten dalam membela Palestina.
Dukungan terhadap Palestina dilakukan melalui dukungan politik dan dukungan kemanusiaan. Hal itu dikatakan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, beberapa waktu yang lalu.
Sebagaimana kita ketahui, dukungan Indonesia terhadap Palestina diberikan di berbagai forum seperti PBB, OKI, dan organisasi internasional lainnya. Bahkan, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan isu Palestina sangat dekat di hati rakyat Indonesia.
Pemerintah Indonesia terus menyuarakan komitmen yang kuat untuk mendukung proses perdamaian di Palestina. Intinya Palestina sangat dekat di hati rakyat Indonesia.
Wapres juga mengatakan konflik di Palestina bukan dilatarbelakangi masalah agama, melainkan politik dan kemanusiaan. Komunitas internasional diharapkan bersatu atas nama kemanusiaan untuk membela perdamaian dan keadilan di sana.
Namun, dalam beberapa hari ini situasi memanas terjadi di kawasan Lebanon, Iran dan Israel. Hingga Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meminta WNI menunda kunjungan ke sejumlah negara tersebut.
Sebagaimana diketahui, Siaga I sudah ditetapkan untuk Lebanon selatan sejak tahun lalu ketika konflik Gaza pecah. Namun, saat ini, wilayah Beirut dan sekitarnya ditetapkan berstatus Siaga II, seperti dijelaskan Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha, Jumat (9/8/2024).
Kita berharap konsistensi pembelaan Indonesia terhadap Palestina akan berbuah hasil, yaitu kemerdekaan Palestina sebagai negara.
Upaya pemerintah Indonesia yang terus mengingatkan WNI untuk menghindari kunjungan ke negara yang sedang memanas juga patut apresiasi.
Harapannya konflik di kawasan di Timur Tengah segera mereda. Dan, wilayah tersebut menjadi damai kembali, pungkasnya.






