Kalammedia.net, PARIGI – Pada tanggal 11 Juni, diperingati sebagai Hari Bom Benang Internasional, sebuah acara yang memperingati dan mempromosikan gerakan merajut benang secara gerilya di masyarakat.
Gerakan ini bertujuan untuk mengubah persepsi umum terhadap merajut, mengangkatnya dari sekadar kegiatan membuat pakaian dan topi menjadi sebuah ekspresi seni yang memberikan makna dan keindahan tambahan di tengah-tengah lingkungan perkotaan yang padat.
Dikutip dari berbagai sumber, awalnya Hari Bom Benang Internasional dimulai sebagai inisiatif sederhana di sebuah butik menjahit, di mana merajut benang menjadi sarana ekspresi gaya dan identitas individu.
Mulanya, kegiatan merajut digunakan untuk membuat pegangan pintu, namun seiring waktu, kebiasaan ini merambah ke berbagai kalangan masyarakat, dengan banyak orang ikut serta merajut benang untuk menambah keindahan dan menarik perhatian pada barang-barang atau objek yang sebelumnya kurang diperhatikan.
Memperingati Hari Bom Benang Internasional tidak hanya memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan kreatif, tetapi juga memiliki manfaat lain yang tidak dapat diabaikan, salah satunya adalah :
1. Meningkatkan kebersamaan dan kolaborasi di antara komunitas.
2. Memperkuat ikatan sosial.
3. Mempromosikan kegiatan yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada.
4. Memiliki efek relaksasi yang membantu mengurangi stres.
5. Meningkatkan kesehatan mental.
Dengan memperingati Hari Bom Benang Internasional, masyarakat juga dapat mengapresiasi seni dan kreativitas dalam kehidupan sehari-hari, serta memperluas pandangan terhadap kegiatan yang sebelumnya dianggap sederhana menjadi bagian dari warisan budaya yang berharga.
Sumber : RRI.CO.ID






