
Jakarta,KALAMMEDIA.NET – Usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Parigi Moutong dinyatakan telah memenuhi syarat dan lolos verifikasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Dengan hasil tersebut, program yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan memasuki tahap lelang proyek dan pembangunan fisik.
Kepastian itu diperoleh saat Bupati Parigi Moutong bersama jajaran Pemerintah Kabupaten dan DPRD Parigi Moutong melakukan audiensi di Kantor Kemensos RI, Jakarta, Selasa (21/7).
Audiensi tersebut membahas kesiapan daerah sekaligus validasi berkas usulan pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat. Pertemuan dihadiri Bupati Parigi Moutong, jajaran Dinas Sosial, serta empat anggota DPRD Parigi Moutong, yakni Mohamad Irfain, Arnol, Ni Wayan Leli Pariani, dan Salimun Mantjabo.
Dalam pertemuan itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa seluruh persyaratan usulan Sekolah Rakyat dari Kabupaten Parigi Moutong telah terpenuhi sehingga program dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Anggota DPRD Parigi Moutong dari Fraksi Perindo, Mohamad Irfain, mengatakan keterlibatan DPRD dalam kunjungan kerja tersebut merupakan bentuk sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk memastikan program pendidikan berjalan sesuai rencana.
“Keikutsertaan kami dari DPRD dalam kunjungan kerja ini adalah bentuk sinergi nyata antara eksekutif dan legislatif. Kami ingin memastikan hak pendidikan anak-anak di Parigi Moutong dapat segera terpenuhi sehingga angka kemiskinan dapat menurun melalui program Sekolah Rakyat ini. Dengan lampu hijau dari Kemensos bahwa usulan kita sudah memenuhi syarat, kami di DPRD akan mengawal hingga pembangunannya nanti,” ujar Irfain.
Senada dengan itu, Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Parigi Moutong, Arnol, menilai keberhasilan lolos verifikasi menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
“Lolosnya verifikasi dari Kemensos ini merupakan peluang besar yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Kami di legislatif juga menginginkan agar Sekolah Rakyat ini nantinya tidak hanya menjadi tempat belajar biasa, melainkan dilengkapi fasilitas komprehensif mulai dari asrama, perpustakaan, hingga laboratorium agar anak-anak kurang mampu bisa mendapatkan pelayanan pendidikan yang setara dan berkualitas tinggi,” tutur Arnol menambahkan.
DPRD Parigi Moutong menyatakan akan terus mengawal proses pembangunan melalui fungsi pengawasan agar program berjalan sesuai rencana.
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Parigi Moutong.
Sumber: Humas Setwan.






