
PARIGI MOUTONG, KALAMMEDIA.NET – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendorong penguatan kerja sama dengan pondok pesantren dan tokoh agama melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026. Sinergi tersebut diharapkan mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat peran pesantren dalam kehidupan masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional digelar melalui upacara di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (22/10/2026). Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, hadir dan membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Erwin menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, peringatan Hari Santri di halaman Kantor Bupati tersebut baru pertama kali dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
Ia menilai kegiatan itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, Forum Komunikasi Pondok Pesantren, dan tokoh agama dalam membangun Parigi Moutong.
Erwin juga menyampaikan rencana pelaksanaan Rembuk Santri pada Desember mendatang. Forum tersebut akan menjadi ruang diskusi untuk membahas persoalan sosial di masyarakat, termasuk peredaran narkoba, serta mencari solusi bersama.
Selain memperkuat peran sosial pesantren, pemerintah daerah merencanakan bantuan berupa bibit dan peralatan pertanian untuk mendukung pemberdayaan serta kemandirian santri.
Dalam amanat Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang dibacakannya, santri disebut memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Tema Hari Santri 2026 adalah “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”
Amanat tersebut menekankan pentingnya penguasaan ilmu agama, pembentukan akhlak mulia, serta kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
Pesantren juga diharapkan terus menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat, termasuk berkontribusi dalam menjaga persatuan serta mendorong kemandirian ekonomi.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Parigi Moutong berharap kerja sama dengan pesantren semakin kuat untuk membentuk santri yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.






