
PARIGI MOUTONG, KALAMMEDIA.NET – Memasuki hari kedua Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas ekonomi musiman mulai tampak di pusat Kota Parigi, Kabupaten Parigi Moutong. Namun, kegiatan Pasar Ramadan yang dipusatkan di Pasar Baru Sentral Parigi terpantau masih sepi pada Jumat, 20 Februari 2026 sore.
Kondisi tersebut mendorong Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, turun langsung meninjau lokasi. Ia memastikan aktivitas pedagang berjalan lancar dan tidak mengalami kelesuan selama bulan suci.
Menjelang waktu berbuka puasa, para pedagang mulai menata lapak di tenda yang telah disediakan pemerintah daerah. Beragam takjil, kue tradisional, gorengan, hingga minuman khas Ramadan ditawarkan kepada pengunjung di kawasan pasar.
Meski demikian, sejumlah tenda terlihat belum ditempati. Padahal, papan nama pedagang sudah terpasang sebagai penanda bahwa lapak tersebut telah terdaftar.
Dalam peninjauan itu, Erwin didampingi Ketua TP-PKK, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong. Kehadiran jajaran pemerintah daerah bertujuan memastikan kenyamanan, keamanan, serta kelayakan fasilitas bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.
Tahun ini, pemerintah daerah menambah empat unit tenda guna mengakomodasi meningkatnya minat warga untuk berjualan selama Ramadan. Penambahan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperluas peluang usaha sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Selain mengecek sarana dan prasarana, Bupati juga berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi penjualan pada hari kedua Ramadan. Ia memastikan seluruh fasilitas yang disediakan dalam keadaan layak pakai.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap Pasar Ramadan di Parigi tak sekadar menjadi pusat kuliner musiman, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi serta penggerak ekonomi masyarakat sepanjang Ramadan.






