
Kalammedia.net – Kabupaten Parigi Moutong memasuki babak baru kepemimpinan setelah DPRD menggelar rapat paripurna serah terima jabatan (sertijab) dari Penjabat Bupati Richard Arnaldo kepada pasangan definitif Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Erwin Burase dan Abdul Sahid, Rabu 4 Juni 2025.
Momen ini bukan sekadar pergantian kursi kepemimpinan, melainkan awal penguatan arah pembangunan berbasis desa melalui program Gerbang Desa (Gerakan Membangun dari Desa) yang menjadi visi utama pasangan Erwin–Sahid.
Dalam pidato perdananya di hadapan DPRD, Erwin menegaskan bahwa masyarakat desa harus menjadi motor utama pembangunan. “Kami ingin menjadikan desa sebagai pusat gerakan pembangunan. Semua bisa kita lakukan jika dilakukan bersama-sama,” ucapnya.
Erwin menekankan perlunya sinergi lintas sektor, mulai dari DPRD, TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat, agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan tidak terpusat di perkotaan semata.
Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfred M. Tonggiroh, melihat sertijab tersebut sebagai momentum penting konsolidasi eksekutif dan legislatif. Menurutnya, keberhasilan daerah tidak hanya ditentukan oleh visi kepala daerah, melainkan juga kerja kolektif seluruh pihak. “Kemitraan yang sudah terjalin baik harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” tegas Alfred.
Sementara itu, Richard Arnaldo yang mengakhiri masa jabatannya sebagai Penjabat Bupati mendapat apresiasi karena dinilai berhasil menjaga stabilitas pemerintahan dan hubungan harmonis dengan DPRD sepanjang masa transisi.
Dengan kepemimpinan baru ini, publik menaruh harapan agar Parigi Moutong mampu mewujudkan visi “Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan” melalui pemberdayaan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial.






