Daerah  

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat

Avatar
Bupati Parigi Moutong, Erwin burase saat meninjau lokasi Sekolah Rakyat (SR)./Foto : Ridwan.

PARIGI MOUTONG,KALAMMEDIA.NET -Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyiapkan lahan seluas 9,2 hektare di Desa Jono Kalora, Kecamatan Parigi Barat, untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang menjadi program pemerintah pusat.

Kesiapan lahan tersebut ditandai dengan peninjauan lokasi oleh Bupati Parimo, H Erwin Burase, sekaligus syukuran pembukaan lahan pembangunan sekolah, Jumat 8/5/2026.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Parigi Moutongdidampingi Sekretaris Dinsos Syafaat Pampi, Plt Kepala Dinas PUPRP Muhammad Alfianto Hamzah, serta Camat Parigi Barat Normawati.

Usai meninjau lokasi, Bupati Erwin Burase mengatakan secara administrasi Kabupaten Parigi Moutong telah memenuhi syarat untuk menjadi daerah penerima program Sekolah Rakyat.

“Alhamdulillah, secara administrasi Kabupaten Parimo sudah memenuhi syarat untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Erwin.

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi terbaru, Presiden Prabowo Subianto akan segera menetapkan 120 daerah penerima program Sekolah Rakyat di Indonesia.

Untuk memperkuat kesiapan daerah, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong turut menyiapkan dokumentasi video pembukaan lahan yang nantinya akan dipresentasikan di Kementerian Sosial (Kemensos).

Video tersebut dijadwalkan dipaparkan langsung oleh Bupati Parimo dalam pertemuan bersama Wakil Menteri Sosial pada Senin 11/5/2026.

“Video ini akan dipresentasikan langsung kepada Wamensos. InsyaAllah, Parimo bisa masuk dalam tahap tiga yang akan segera ditetapkan,” katanya.

Erwin berharap Kabupaten Parigi Moutong dapat masuk dalam kuota penerima program Sekolah Rakyat tahap tiga yang ditargetkan ditetapkan paling lambat Mei 2026, sehingga pembangunan sekolah dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, program Sekolah Rakyat sejalan dengan visi Gerakan Membangun (Gerbang) Desa yang difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah pedesaan.

“Ini sangat berkaitan dengan visi pembangunan daerah. Program Sekolah Rakyat ditujukan untuk membantu anak-anak di pelosok desa agar lebih mudah mengakses pendidikan yang layak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Parimo, Fuad Rahmad, mengatakan Parimo menjadi salah satu daerah yang paling siap menerima program tersebut.

Ia menyebut sejumlah daerah lain masih menghadapi kendala pembebasan lahan untuk pembangunan sekolah.

“Kalau Kabupaten Parigi Moutong sudah siap dengan lahan seluas 9,240 hektare, sementara ada daerah lain yang baru mencapai sekitar lima hektare,” ujar Fuad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *