News  

Jokowi Gelar Sidang Kabinet Paripurna Kedua di IKN 13 September

Avatar

Kalammedia.net, PARIGI – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak 19 September 2024. Ia akan menghabiskan sisa masa jabatannya dengan berkantor di IKN hingga 19 Oktober 2024.

Kepala Presidential Communication Officer (PCO) Hasan Nasbi, mengatakan Jokowi dijadwalkan akan menggelar Sidang Kabinet Paripurna di IKN pada tanggal 13 September. Ini adalah sidang kabinet kedua yang digelar di IKN.

“Rapat kabinet paripurna rencananya hari Jumat tanggal 13 September,” kata Hasan kepada wartawan, Senin (9/9).

Nantinya pada sidang kabinet paripurna itu, Jokowi akan didampingi oleh Menseskab dan deputi persidangan.

“Kalau ada sidang kabinet tentu nanti presiden akan ditemani oleh menseskab dan deputi persidangan kabinet di sana,” ujarnya.

Meskipun Jokowi akan menghabiskan sisa masa jabatan di IKN, Hasan menegaskan tak menutup kemungkinan Jokowi akan ke Jakarta sebelum pelantikan presiden terpilih.

“[Sebelum 20 Oktober] Tentu bisa ke Jakarta juga,” ucap dia.

Terpisah, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana menjelaskan bahwa Jokowi akan melakukan kegiatan seperti biasanya ketika berkantor di IKN.

“Kegiatan audiensi, rapat terbatas, Sidang Kabinet Paripurna, Pengarahan dan lain-lain adalah kegiatan yang sering beliau lakukan di Istana,” kata Yusuf.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama jajaran menteri menggelar sidang kabinet (sidkab) perdana di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Senin (12/8).

Dalam pembukaannya, Presiden Jokowi menuturkan sidang paripurna perdana di IKN adalah merupakan hal yang istimewa.

“Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah subhanahu wa ta’ala pada pagi hari ini kita bisa melakukan sidang paripurna yang istimewa karena dilaksanakan pertama kali di ibu kota negara Nusantara,” kata Jokowi.

Jokowi menuturkan bahwa IKN adalah masa depan. Ia mengatakan, tidak semua negara dapat membangun ibu kotanya dari awal.

“IKN adalah sebuah kanvas yang mengukir masa depan dan tak semua orang, tak semua negara dan tak semua negara memiliki kesempatan, memiliki kemampuan untuk membangun ibu kotanya yang dimulai betul-betul dari nol,” ujar Jokowi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *