Digantung 7 Tahun, Perjanjian Dagang RI-Eropa (I-UE CEPA) Segera Rampung

Kalam Media
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Kalammedia.net, PARIGI – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan perjanjian dagang antara Indonesia dengan Eropa atau Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) akan rampung bulan ini.

“I-EU CEPA September mudah-mudahan selesai,” kata Zulhas saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (44/9).

Saat ini proses perampungan perjanjian yang sudah terkatung-katung selama 7 tahun tersebut telah mencapai 90 persen. Sehingga dia yakin kerja sama perdagangan ini akan selesai pada September 2024.

Dengan selesainya I-EU CEPA, Kemendag percaya akses pasar Indonesia ke Uni Eropa akan semakin terbuka lebar. Untuk merealisasikan hal itu, Pemerintah Indonesia belajar dari bagaimana cara Vietnam mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa.

Berdasarkan catatan kumparan, perundingan Indonesia dan Uni Eropa tengah berunding untuk mencapai kesepakatan I-EU CEPA sudah berlangsung selama 7 tahun, namun belum juga menuai kesepakatan.

Proses perundingan IEU-CEPA sudah berjalan selama 7 tahun sejak pertama kali melalui joint announcement di Jakarta dan Brussels, Belgia pada Juli 2016. Di saat yang sama, Eropa dikenal dengan kebijakan-kebijakan dagangnya yang disebut merugikan Indonesia. Misalnya Undang-undang Anti Deforestasi Uni Eropa (European Union Deforestation Regulation/EUDR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *