Kalammedia.net – PARIGI, – Intensitas curah hujan yang tinggi di Desa Kayuboko dan Desa Air Panas, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulewesi Tengah, mengakibatkan banjir kembali terjadi, pada Rabu (26/06/2024).
Dua desa ini, memang menjadi langganan banjir yang kerap merendam sejumlah fasilitas umum hingga pemukiman warga.

Menurut Bhabinkamtibmas Desa Air Panas, Bripka Sadhar, banjir terjadi sekitar pukul 15.00 WITA, yang membawa material lumpur masuk ke pemukiman warga, serta akses jalan penghubung Desa Air Panas dan Desa Kayuboko sulit dilalui.
“Sebenarnya, banjir yang masuk ke desa ini sudah dari empat hari yang lalu. Tapi masih normal-normal saja, ketinggian airnya,” kata Bripka Sadhar, ditemui di lokasi bencana.

Pada hari kelima ini, sudah semakin parah. Airnya sangat deras, dan titik utama banjir di Dusun I, Desa Air Panas.
Ia mengatakan, Desa Kayuboko dan Air Panas memang kerap terjadi banjir. Meskipun, hujan hanya terjadi di hulu Sungai.
“Meskipun hujan di gunung, pasti airnya masuk ke kampung,” ujarnya.
Disinggung soal aktivitas pertambangan emas yang diduga menjadi penyebab terjadinya banjir, Bripka Sadhar enggan membenarkan.
Namun, ia mengaku, sebelum adanya aktivitas pertambangan di desa setempat, aliran sungai dalam kondisi baik.

“Yang intinya, material-material pasir berasal dari hulu sungai, yang di bawah banjir,” terangnya.
Mewakili keluhan masyarakat Desa Air Panas, Bripka Sadhar berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, khususnya dinas terkait segara mengambil tindakan, agar masyarakat didua desa terdampak banjir merasa aman dan nyaman.






