Kalammedia.net, PARIGI – Bank Indonesia menyebut pertumbuhan kredit perbankan di bulan April 2024 cukup menggembirakan, Bahkan mencapai pertumbuhan tertinggi dalam lima tahun terakhir.
“Pertumbuhan kredit hingga akhir April 2024 sebesar 13,09 persen, ini perkembangan yang menggembirakan, Pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir,” kata Deputi Gubernur BI Juda Agung dalam Taklimat Media di Jakarta, Senin (4/6/2024).
Menurutnya, penyaluran kredit bisa tumbuh tinggi karena adanya keseimbangan supply dan demand, Permintaan kredit diimbangi dengan gairah perbankan dalam menyalurkan kreditnya.
“Di sektor riil permintaan kredit tumbuh tinggi. Ini terlihat dari penyaluran kredit untuk korporasi yang tumbuh 20,32 persen,” ucap Juda Agung.
Tingginya permintaan kredit ke perbankan, juga ditopang oleh kebijakan perbankan yang dalam menyalurkan kreditnya, Misalnya, standard pinjaman (lending standard) yang masih longgar dan suku bunga kredit yang tidak naik.
“Meskipun di bulan April kemarin BI menaikkan suku bunga acuannya, tidak mengganggu penyaluran kredit perbankan, Karena di sisi lain, BI tetap menjaga likuiditas perbankan melalui Kebijakan Insentif Makroprudensial (KLM),” ujar Juda Agung.
Berdasarkan data BI, pertumbuhan kredit ditopang oleh kredit investasi, kredit modal kerja dan kredit konsumsi, Ketiga kredit tersebut secara tahunan masing-masing tumbuh sebesar 15,69 persen, 13,25 persen dan 10,34 persen.
BI tetap optimis pertumbuhan kredit akan terus meningkat menuju batas atas dari perkiraan BI. Dimana BI memperkirakan pertumbuhan kredit tahun 2024 di kisaran 10-12 persen, pungkasnya.
Sumber : RRI.CO.ID






