
Kalammedia.net – Parigi, Puskesmas (PKM) Parigi Barat dan Pemerintah Desa (PEMDES) Jonokalora Menggelar Workshop Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer di Kantor Desa Jono Kalora. Selasa, 30/04/2024.
Kegiatan ini di hadiri oleh Kepala Desa Jono Kalora Dunar B. Lapake dan Kepala Puskesmas Lompe Ntodea Idham Panggagau SKM. Serta Sekertaris Camat (Sekcam) Jalaludin S.Pd, M.Pd,
Kepala Desa (KADES) Jono Kalora, Dunar B. Lapake SKM mengatakan kegiatan hari ini kami sudah rencanakan sejak bulan lalu, sehingga anggarannya sudah di masukkan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES) tentang dana desa. Olehnya kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat untuk kita semua tertutama kader-kader untuk menambah ilmu pengetahuan kita tentang kesehatan, dan kegiatan ini akan berlangsung beberapa hari kedepan.
Selain itu, ia juga menambahkan kesehatan sangat penting bagi kita semua terutama desa jono kalora dalam menghalau kegiatan kita sehari-hari. Karena selama ini kita bekerja sudah maksimal dengan kesehatan pelayanan posyandu, geblang pelaksanaan lansia, dan ibu hamil tetapi semua itu masih kurang dan ilmu kita belum cukup. Sehingga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah ilmu untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di desa jono kalora.
“Saya sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong, pak Kepala Puskesmas (Kapus) Lompe Ntodea Parigi Barat dengan ide-idenya yang cemerlang sehingga kami bisa dikenal di kabupaten dan provinsi dalam bidang kesehatan. Olehnya itu sedikitnya kami sudah paham dalam menangani balita, dan menangani stunting. Kemudian progres stunting yang ada di desa jono kalora jumlahnya cukup besar ada 15 kasus stunting di tahun 2022, kemudian di tahun 2023 mulai menurun menjadi 10 kasus dan sampai sekarang tinggal 4 kasus stunting. Jadi progres peningkatan kesehatan mulai dari penanganan stunting ada perubahan.” Ucapnya
Lanjutnya, Saya juga berterima kasih kepada dinkes, puskesmas yang membimbing kita, bidan desa dan kader-kader yang sudah bekerja keras dengan progres yang dicapai saat ini. Semoga kedepannya desa jono kalora untuk penanganan mengenai kesehatan akan lebih maju lagi.
Pada kesempatan itu juga Kepala Puskesmas (KAPUS) Lompe Ntodea Parigi Barat Idham Panggagau SKM menyampaikan, Saya sangat bersyukur dengan kegiatan seperti ini belum pernah ada di indonesia tapi ini program nasional dan program kementerian kesehatan yang menggantikan tolak kerja kader.
“Integrasi layanan primer ini sebuah kegiatan yang dilakukan di desa yang pelayanan terhadap masyarakat sudah menjadi satu. Selain itu tujuannya untuk mendekatkan pelayanan masyarakat yang ada di desa khususnya desa jono kalora. Kemudian didalam kegiatan integrasi layanan primer ini para kader-kader akan melakukan 5 siklus hidup.
1. Bayi / Balita
2. Ibu Hamil
3. Remaja
4. Usia Produktif
5. Lansia
Dengan adanya kader-kader di desa pelayanan kesehatan akan terbatukan dari seluruh data yang ada.” Tutupnya
Editor : MT






