Daerah  

Keluhan Warga soal Berani Cerdas dan Rujukan Pasien Jadi Sorotan Rahmawati

Avatar
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Rahmawati M. Nur. (Foto : IST)

PARIGI MOUTONG, KALAMMEDIA.NET — Kendala akses program Berani Cerdas dan pelayanan rujukan pasien ke Rumah Sakit Undata di Palu menjadi perhatian Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Rahmawati M. Nur. Ia menekankan pentingnya memastikan program pendidikan dan kesehatan benar-benar dapat diakses masyarakat yang membutuhkan.

Persoalan itu diungkapkan Rahmawati saat melaksanakan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) dalam rangka pengawasan penggunaan anggaran Provinsi Sulawesi Tengah Triwulan III Tahun Anggaran 2026 di Desa Mertasari, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (14/10/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Sulteng dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mengatakan, selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, dirinya menerima pengaduan masyarakat terkait kendala administrasi dan akses terhadap layanan pendidikan maupun kesehatan.

Salah satu persoalan yang pernah difasilitasinya ialah kendala pendaftaran penerima manfaat program Berani Cerdas. Ia juga membantu memfasilitasi komunikasi terkait pelayanan rujukan pasien ke Rumah Sakit Undata di Palu.

“Alhamdulillah, beberapa kendala yang disampaikan masyarakat bisa kami fasilitasi melalui komunikasi dengan dinas terkait. Begitu juga masyarakat yang mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Undata,” ujar Rahmawati.

Menurutnya, pengaduan masyarakat tersebut menjadi perhatian dalam pengawasan pelaksanaan program pemerintah. Sebab, program yang telah dianggarkan harus mampu menjawab kebutuhan warga, bukan hanya terlaksana secara administratif.

Rahmawati mengapresiasi program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Berani Sehat dan Berani Cerdas. Namun, ia menegaskan pentingnya memastikan masyarakat memperoleh akses yang merata dan tepat sasaran.

Ia menilai, kendala yang dihadapi warga perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait agar tidak menghambat masyarakat dalam memperoleh manfaat program pendidikan maupun pelayanan kesehatan.

Sebagai anggota Komisi IV yang bermitra dengan sektor pendidikan dan kesehatan, Rahmawati menekankan bahwa pengawasan anggaran harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia berharap pelaksanaan Berani Sehat dan Berani Cerdas terus dievaluasi, terutama dalam memastikan kemudahan akses dan tindak lanjut terhadap pengaduan warga.

Dengan demikian, program pemerintah daerah tidak hanya tercatat dalam realisasi anggaran, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *